Saturday, October 18, 2014

Tips Mencari Kerja di Australia


Sebelum berangkat ke Australia dalam rangka WHV, pertanyaan yang menghantui adalah: Susah nggak ya dapat kerja ntar?

Jadi sebenarnya susah nggak dapat kerja di Australia? Itu sih saya nggak bisa jawab. Banyak faktor yang mempengaruhi: lancar enggaknya cas cis cus bahasa Inggris, gigih nggaknya nyari kerjaan, atau yang paling utama adalah faktor HOKI. Iya, hoki, ha-o-ka-i. Ada yang sebulan dua bulan baru dapat kerjaan, ada yang nggak nyampe seminggu udah dapat. Dua-duanya usaha hampir sama kerasnya

Terus gimana biar hokinya gede? Itu lagi-lagi saya nggak bisa jawab. Tapi saya tetap pengen mbantu temen-temen dengan ngasih tips nyari kerjaan sesuai dengan pengalaman saya selama ini.

Buat Resume
Buat resume disini nggak usah seperti mau ngelamar pekerjaan di perusahaan terkenal di Indonesia yang pake info lulusan mana, IPK berapa, dilampiri sertifikat berlembar-lembar. STOP! Resume atau CV disini cukup 1 lembar, isinya informasi singkat padat dan jelas. Kalau mau dilampiri sertifikat, pastikan relevan sama pekerjaan yang dilamar, misalnya sertifikat operator alat berat, sertifikat barista dll.

Contoh Resume (maap yah kalo kekecilan ga kebaca)

Berburu Info Lowongan Kerja Online
Ada buanyak banget lowongan pekerjaan bertebaran di internet setiap detik. Cari di www.gumtree.com.au, www.seek.com.au, www.indeed.com, Jobshop Australia, dll. Kalau nyari di websitenya belum cukup, coba gabung di group Facebook-nya Backpacker Job Australia atau Picking Fruits Australia dll.

Berburu Info Lowongan Kerja Offline
Kalau di kota-kota besar, biasanya ada agen yang bisa bantuin nyariin pekerjaan sesuai dengan pengalaman dan minat. Ada Pinnacle People, The JobShop Australia setahu saya. Kantor kedua agen ini biasanya di pusat kota. Dateng aja bawa Resume dan cover letter, atau gabung di websitenya. Kalau nginap di hostel, sering-sering aja ngecek information board-nya, biasanya ada lowongan kerja.

Kalau sudah berburu dan dapat infonya, harus proaktif. Mereka biasanya nyantumin nomor telepon dan email. Kalau udah kirim cover letter dan email, langsung telepon aja (kecuali kalau ada note ‘sms only’, jangan ditelepon).

Cover Letter
Selain Resume, pelamar kerja juga harus nyiapin cover letter. Singkat aja, isinya tentang diri kamu dan pengalaman kerja. Oiya, ada kata-kata yang menurut pengalaman saya ‘sakti’ buat nyari kerja, yaitu: ‘hard working’, ‘fast learner’, ‘commit for 3 months or more'.

Pengalaman Kerja 
Iya, saya tahu rata-rata anak WHV itu latar belakangnya kerja kantoran, wiraswasta, atau baru lulus kuliah. Trus tiba-tiba nyari kerja di restaurant Italia, housekeeping hotel bintang 5, atau bartender. Pengalaman dari mana? Nah disini triknya. Seperti yang saya tulis di postingan sebelumnya disini, persiapkan skil di bidang non formal ini. Terus tulis deh di resume-mu pernah kerja di restoran padang, walau cuman seminggu. Pernah jadi housekeeper, padahal di rumah tante sendiri. Tapi satu hal, jangan pernah bohong untuk lowongan kerja barista, karena tesnya disuruh buat kopi di mesin espresso. Ampun gue, kapok.

Kenali Bakat dan Kemampuanmu 
Ada orang yang sebenarnya punya bakat kerja di dapur, tapi baru tahu setelah WHV berjalan 5 bulan. Ada yang baru tahu kalau dia punya OCD setelah berminggu-minggu jadi cleaner. Ada yang tiba-tiba jadi suka anak kecil setelah jadi au pair. Jadi, biar nggak buang-buang waktu di pekerjaan yang sebenarnya kamu nggak mampu, kenalilah dirimu sendiri. Jangan seperti saya, yang ngelamar jadi au pair mentang-mentang punya adek banyak, eh cuman bertahan seminggu gara-gara anaknya rewel. Ternyata saya nggak suka anak kecil.

Jual Diri 
Jangan ngeres ya. Jual diri disini maksudnya mempromosikan diri sendiri. Di Gumtree, selain nyari lowongan kerja, kamu juga bisa promosiin diri biar bisa dilihat sama yang butuh jasa. Yang paling gampang sih jual diri jadi cleaner. Jangan lupa bilang kamu dari Indonesia, karena disini orang Asia itu terkenal ulet, rejin, telaten, dan nggak mengecewakan kalau urusan bersih-bersih. Saya dulu ngeprint selebaran di rumah host family, terus dimasukin ke mailbox tetangga sekompleks. Begitu ada tetangga yang butuh cleaner, eh saya udah cabut. Namanya nggak jodoh ya seperti itu.

Minta Restu Orang Tua 
Oh ini pengalaman pribadi saya, dan mungkin ada anak-anak WHV lain yang orang tuanya nggak rela anaknya pergi jauh-jauh mengadu nasib nggak jelas. Tau nggak, Mamak saya di rumah nggak berhenti nangis di awal-awal saya di Australia. Awalnya saya nggak mau ambil pusing, entar juga reda sendiri. Sebulan nggak dapat kerja, Mamak masih nangis melulu. Saya inisiatif kirim surat panjang, minta maaf, dan minta restu (email sampe 1 halaman penuh). Percaya nggak percaya, besoknya saya langsung dapat kerjaan yang bagus dan Mamak juga nggak nangis lagi.

Jangan Patah Semangat

Australia keras, Jendral! Saya pernah ketemu satu anak WHV Indonesia waktu baru sebulan di Perth. Nasibnya nggak jauh beda dengan saya, ngelamar kerja sana-sini nggak dapet. Dia udah bilang mau pulang ke Indonesia kalau nggak dapat kerjaan minggu depan. Akhirnya karena terus usaha, sampai sekarang dia masih di Australia dan survive, semoga sampai masa WHVnya habis.


Jadi kalau ada yang bilang nyari kerja di Australia itu susah, sebenanya nggak juga. Kalau ada yang bilang gampang, bisa jadi. Semua tergantung usaha masing-masing orang dan sekali lagi, faktor HOKI. Sekian dan terima sumbangan kasih.


17 comments :

  1. kalau ga punya pengalaman kerja yang casual job gimana ya ?
    soalnya di indo kerjaanya yang agak kantoran gitu, tp pengen WHV-an :)

    ReplyDelete
  2. Nggak apa-apa. Yang penting mau kerja, orang-orang disini mau ngajarin dari nol kok.

    ReplyDelete
  3. Tipsnya bermanfaat, saya WHV holder juga, belum berangkat sih, kemungkinan akhir taun 2015 ini atau bisa lebih cepat :) thanks informasi yang lengkap dan bermanfaat ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. haloo boleh nanya ga apa aja yang dibutuhin untuk jadi WHV

      Delete
  4. Wah nice tips & info mba Linda! Semoga saya cepat granted visanya, dan bisa survive disana :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks sudah mampir. Semoga proses visanya berjalan lancar.

      Delete
  5. Hi Linda, thanks banget sharingnya sangat bermanfaat :) BTW mau tanya nih kalau misalkan buat CV sebanyak2nya di Indonesia tapi ga pake alamat tempat tinggal cuma email aja, boleh ga ya?

    Thanks before :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks Nurul udah mampir.
      Bisa sih kosongin alamatnya trus nanti ditulis tangan. Tapi ngeprint di Australia juga murah, di Officeworks per lembar 10 cents.

      Delete
    2. Thanks Linda infonya :)
      Aku berangkat Juli ini semoga bisa survive selama disana hehhehe

      Delete
  6. duhh informatif bangett kakk, inspirasi aku banget, ihihihi ini lagi proses Visa nih, skrg baru dapet HAP ID, wish me luck :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks udah mampir. Goodluck buat visanya ya.

      Delete
  7. Hi linda,

    Informasinya sgt infomartif sekali, kebetulan saya dpt WHV juga dan belum pernah ke oz, saya sedang mencari informasi mengenai pekerjaan disana. . untuk pertama kali lebih baik saya ke daerah mana ya? dan kota mana yang lebih banyak lowongan pekerjaannya.

    Thank you

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah mampir, senang bisa membantu. Sebenarnya semua kota sama saja, tergantung hoki. Tapi menurut pengalaman saya kalau emang mau cari duit sebaiknya jauhi Melbourne dan Sydney.

      Delete
  8. Hi Linda,

    informasinya sangat membantu. . kebetulan saya baru aja mendapatkan WHV juga, sekarang sedang mencari info mengenai pekerjaan dan waktu yang kira2 pas pergi ke sana. Berdasarkan pengalaman linda, lebih kesana nya pas summer yang lebih banyak lowongan pekerjaannya atau kapan aja? Lalu kota mana yang memberikan tarif upah yang tinggi dan kota yang mana memberikan tarif upah yang rendah ya?
    Thank you untuk info-nya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks udah mampir, senang bisa membantu. Pekerjaan sih selalu ada, nggak tergantung musim. Kalau ada yang bilang summer lebih banyak lowongan kerja, jangan percaya!

      Delete
  9. haloo kakak
    mau nanya apa aja yg dibutuhin kerja disana?
    dan apa ada komunitas orang indonesia yg kerja disana yg dapat saya hubung?
    trimakasih kaka

    ReplyDelete