Wednesday, December 25, 2013

Highlight: MELAKA, Kota Seribu Museum


Sejak belajar sejarah di bangku SD, saya sudah banyak mendengar/membaca tentang Melaka.  Pelajaran sejarah puluhan tahun yang lalu itu sudah banyak yang terhapus seiring dengan bertambahnya usia, hingga suatu hari saya mengunjungi Melaka dan melihat sendiri sisa-sisa kejayaan kota itu.

Pecinta makanan, seni, dan sejarah akan mudah jatuh cinta dengan Melaka. Sepanjang jalan di Chinatown seakan-akan menceritakan kisah perjalanan panjang kota ini, mulai dari kejayaannya di abad ke-14, hingga pendudukan kolonial Belanda dan British di abad ke-17 .

Chinatown adalah atraksi utama, sekaligus tempat yang paling menarik di Melaka. Akan mudah ditemui galeri seni, cafe dan restoran dengan interior yang menarik. Di utara Chinatown, terdapat Little India dengan segudang budget guesthouse. Di selatan, tepatnya di Jalan Merdeka yang merupakan jalan utama di Melaka, terdapat shopping mall yang modern.

Transportasi ke Melaka 

Pesawat
Melacca International Airport terletak 10km dari pusat kota. Penerbangan ke bandar udara ini sangat terbatas, sebagian besar untuk tujuan Indonesia, yaitu Sky Aviation, Wings Air, dan Firefly.

Bus
Lokal bus, express bus, dan taxi berada dalam satu area di Melaka Sentral yang jaraknya 5km dari pusat atraksi Melaka. Karena populer sebagai tujuan wisata di akhir pekan, sebaiknya lakukan reservasi untuk transportasi ke Melaka sebelumnya.

Bus dari Kuala Lumpur berangkat dari Terminal Berpadu Selatan setiap jam, harga 12 RM untuk 2 jam perjalanan. Dari Georgetown (Penang) 37 RM, 8 jam perjalanan. Dari Ipoh 27 RM, 5 jam perjalanan. Dari Johor Bahru 20 RM, 3 jam perjalanan. Dari Singapore, harga tiket bus berkisar 18 – 50 SGD, tergantung dari jenis dan operator bus. Melaka juga bisa dicapai langsung dari LCCT Airport Kuala Lumpur dengan bus Transnasional seharga 20 RM.

Semua bus akan berhenti di Melaka Sentral. Jalan sedikit ke belakang stasuin menuju ke bus no.17 dan berhenti di depan Gereja Merah atau merah yang disebut Stadhyus. Tarif bus 1.3 RM, bayar dengan uang pas.

Boat
Setiap hari ada ferry yang berangkat dari/ke Bengkalis, Dumai, dan Pekanbaru. Semua ferry berangkat dan tiba di Harbour Master’s Jetty (Jeti Shahbandar) di dekat Maritime Museum.

Transportasi Lokal

Pusat kota Melaka bisa dikelilingi dengan jalan kaki. Kalau malas jalan, ada penyewaan sepeda di beberapa guesthouse dengan harga berkisar 10-15 RM per hari. Becak dengan dekorasi warna-warni juga dapat ditemui di sepanjang jalan, hampir setiap meter. Harganya tergantung pintar-enggaknya kita nawar. Taxi? Taxi meter gampang ditemui di sepanjang jalan di pusat kota.

Becak Centil di Melaka

Tempat Menarik

Baba-Nyonya Heritage Museum
+60 6 283 1233. Jam Operasional : 10AM-12:30PM, 2:30PM-4:30PM, tiket masuk 10 RM. Menceritakan sejarah budaya Peranakan di Melaka. Semua pengunjung harus mengikuti tour-guide dan dilarang mengambil gambar di dalam museum.

Cheng Hoong Teng Temple
+60 6 282 9343. Jam Operasional : Pagi hingga 7PM. Kuil paling populer di Chinatown Melaka, dibangun pada tahun 1646. Merupakan kuil China tertua di Malaysia. Seluruh material bangunannya diimpor langsung dari China.

Christ Church
Christ Church a.k.a Gereja Merah

Buka setiap hari jam 8.30-5pm, free entrance. Bangunan gereja merah ini mungkin menjadi lokasi wajib buat foto-foto di Melaka. Dibangun pada tahun 1741-1753, merupakan gereja protestan tertua di Malaysia. Saat pembangunannya, semua material untuk dinding dan lantai didatangkan langsung dari Belanda dengan kapal. Dilarang kerang mengambil foto di dalam bangunan.

St. Paul Church
St. Paul Church
Gereja yang terletak di atas bukit ini dibangun pada tahun 1521 oleh seorang kapten berkebangsaan Portugis yang sangat terkenal di Selat Malaka pada waktu itu. Gereja ini sering dijadikan lokasi buat foto pre-wedding. Di dalam gereja terdapat beberapa pelukis jalanan dengan karya-karya yang sangat bagus. Di sekitar bangunan gereja terdapat banyak penjual souvenir.

Porte de Santiago

Benteng yang disebut ‘A Famosa’ yang artinya ‘terkenal’ ini adalah peninggalan Portugis. Letaknya di bawah bukit tempat  St.Paul Church dibangun.

Museum Maritim
Museum Maritim  adalah satu dari puluhan museum yang ada di Melaka. Di pusat kota, setiap beberapa meter pasti ada museum: UMNO Museum, Youth Museum, Navy Museum, Stamp Museum, Architecture Museum, Islamic Museum, dll. Kalau kamu pecinta history dan museum, Malaka adalah tempat yang tepat untuk liburan sekaligus belajar.
Replika kapal sekaligus bangunan utama Museum Maritim
Di depan Maritim Museum terdapat replika kapal raksasa yang menarik perhatian para wisatawan, termasuk saya. Tiket masuknya sebesar 6 MYR dan ada tempat penitipan tas/backpack. Di dalamnya terdapat puluhan replika kapal yang digunakan dari masa penjajahan Portugis hingga Belanda.

 Sunset
Sunset di Melaka
Untuk para wisatawan melankolis pecinta sunset seperti saya, jangan lewatkan sunset di Malaka. Perjuangan mencari sunset ini begitu sulit, karena harus berjalan agak jauh menjauh dari pusat kota, ke arah perumahan yang agak kumuh.

Aktivitas Menarik

Menara Taming Sari

Menara setinggi 80 meter ini sudah menarik perhatian saya sejak pertama kali datang ke Melacca. Dengan membayar tiket sebesar 20 MYR, para pengunjung dapat menikmati seluruh pemandangan kota Melacca. Tidak disarankan bagi pengidap highphobia seperti saya.

Sungai Melaka Cruise

Buat yang punya dana lebih, ada baiknya menikmati pemandangan kota Melaka dengan naik perahu membelah Sungai Melaka. Harga tiket untuk 45 menit adalah 10 MYR untuk dewasa dan 5 MYR untuk anak-anak.

Melaka City Walk
Salah satu sudut kota Melaka
Bahasa sederhananya sih Jalan-Jalan Keliling Kota. Sangat pas dilakukan jika memiliki budget rendah, atau mahasiswa arsitektur, atau lulusan kuliah arsitektur. Bangunan-bangunan di Melaka sangat unik, karena sebagian besar adalah bangunan kolonial, berpadu dengan sentuhan modern.
  

Makan & Minum

Untuk urusan perut, para wisatawan nggak perlu bingung. Di Jalan Hang Jebat, sekitar Chinatown berderet rumah makan khusus chinese food dan malay food. Makanan favorit saya adalah Capitol Satay di Jl. Bukit China.

Yang haus alkohol, ada deretan bar di Jl. Hang Lekir, yang juga merupakan backpackers area. Tapi ingat, alkohol di Malaysia sangat mahal dibanding negara southeast Asia lainnya. Dan kata Bang Roma, Miras itu haram hukumnya! *yakalee

Buat yang punya budget lebih, bisa party-party di Hard Rock Cafe Melaka. Iya, siapa bilang Melaka itu kota kecil? Ada Hard Rock Cafe lho...
Hard Rock Cafe Melaka

Belanja

Dataran Pahlawan dan Mahkota Parade Shopping Centre
Dataran Pahlawan Shopping Centre
Kedua pusat perbelanjaan ini berada di Jl. Merdeka, salah satu jalan utama Kota Melaka. Bagi yang ingin membeli souvenir tapi nggak mau panas-panasan, disinilah tempatnya.

Jonker Street
Jonker Street menjelang malam hari
Night Market/Pasar Malam
Agak berbeda dengan Jonker Market, pasar malam yang juga terletak di sepanjang Jalan Merdeka ini buka setiap hari dan menjual berbagai souvenir serta makanan khas Malaysia.

 Akomodasi

Sebagian besar budget hostel dan guesthouse berada di Jl. Taman Melaka Raya, dekat Chinatown. Di jalan ini, deretan ruko difungsikan sebagai penginapan dengan harga berkisar 15 MYR – 25 MYR.

RingosFoyer Guesthouse (46-A Jl. Portugis, Melaka ; dorm starts 15 MYR)

Backpacker’sFreak Hostel (Jl. PM2 Plaza Mahkota, Melaka ; dorm stars 18 MYR) saya nginap disini selama 4 malam di dorm. Dormnya bersih, aman, toilet dan kamar mandi bersih dengan fasilitas hot shower. Pemiliknya, laki-laki yang selalu kelihatan mabuk emang agak freak.

FernloftMelaka (24 Jl. Tun Tan Cheng Lock, Melaka ; dorm starts 25 MYR)

TheSanto Inn (68 jl. Hang Kasturi, Melaka ; Privat starts 30 MYR)


Secara umum, Melaka adalah kota kecil yang aman untuk dikunjungi dengan tingkat kriminalitas sangat rendah. Walaupun begitu, selalu waspada di tempat-tempat ramai karena ada Penyeluk Saku/Pencopet/Pickpocket. Pastikan selalu membawa fotocopi paspor karena sesekali Polisi Diraja Malaysia melakukan cek identitas secara random untuk menghindari imigran gelap ataupin tenaga kerja yang kabur dari majikan. Selain itu, hindari orang yang menawarkan hadiah dengan menggosok kartu. Jenis scam ini sangat umum terjadi di Malaysia.

Jadi, buat Teman-teman yang ingin jalan-jalan irit ke Malaysia, pastikan mampir ke Malaka, dan semoga postingan ini bermanfaat. Sampai jumpa di postingan berikutnya tentaaangggg... (masih rahasia, tunggu saja)


HAPPY TRAVELING, STAY SAFE, STAY SMART, AND STAY COOL!

1 comment :

  1. Lin,.... Kemana aja lu, lama ga update kasian taug blog lu sepi,,,, heheheheheh,..
    miss ya, can't wait ur update about ehem ehem,...
    Lanjut kah lind??

    ReplyDelete