Tuesday, June 12, 2012

Awas! Ada Bos Galak!

Kalau bicara soal pekerjaan kantoran, pasti deh nggak lepas dari yang namanya atasan atau BOS [Bekas Orang Sinting]. Tapi yang akan kita bahas sekarang adalah bos beneran. Lupakan sejenak bekas orang sinting.
Sambil menulis ini, gue membayangkan seorang bos yang gondrong, tattooan, kurus, pendek, jidat licin, dan suaranya cempreng. Apakah itu bos gue dikantor? Rahasia ;)

Kalau diadakan survey pada karyawan mengenai Bos nya, pasti sebagian besar akan memberikan penilaian negatif. Pelit lah, bawel lah, galak lah, pilih kasih lah, gondrong lah, eh. Padahal, menurut gue, menjadi pemimpin tuh nggak gampang. Mungkin karena nggak mau dianggap remeh oleh bawahan, serinkali bos bersikap galak. Hasilnya, bukan respek yang didapatkan melainkan omongan negatif. 
Kita yang masih menjadi anak bawang di kantor suatu saat pasti jadi Bos. Jangan sampai kita menjadi Bos yang dibenci oleh bawahan (rok kalee). Menurut yang gue baca di Majalah CC entah edisi kapan, ada trik-trik khusus nih yang perlu dicontek agar menjadi bos yang disegani sekaligus disenangi. 

1. Konsisten
Banyak atasan mendapat label negatif oleh anak buahnya karena bersikap labil dan nggak jelas. Iya, labil seperti ABG yang lagi patah hati. Sekarang ngambil keputusan A, sepuluh menit kemudian berubah jadi B, lma menit kemudian balik lagi ke keputusan A. Kalau ketemu bos yang seperti ini, wassalam deh. Keputusan apapun pasti hasilnya nggaka akan maksimal.

2. Terjun Langsung
Salah satu wujud sikap pemimpin yang baik adalah mau membimbing anak buah. Saat memberikan tugas, jangan asal melimpahkan.  Jangan ragu menawarkan diri untuk menjadi sumber informasi ketika anak buah bingung. Ini adalah salah satu kelebihan yang gue suka dari si Gondrong. Walaupun agak bawel, dia rajin membimbing ke jalan yang [mungkin] benar.  

3. Percaya
Memang sih, bos dianjurkan untuk terjun langsung dalam pekerjaan anak buah, tapi bukanberarti harus mengurusi hal-hal kecil. Coba berikan kepercayaan kepada anak buah untuk mengambil keputusan dan melakukan pekerjaannya. 

4. Tanpa Favorit
Nahhhhh.... ini dia kelemahan terbesar si Gondrong. Seorang bos seharusnya menghindari fokus pada salah satu anak buah tertentu kalau nggak mau dianggap pilih kasih. Be professional, Ndrong! >,<

5. Puji vs Tegur
Jangan ragu memberikan pujian jika hasil kerja anak buah memuaskan. Sebaliknya, tegur dia jika melakukan kesalahan. Kalo poin yang ini sih si Gondrong sudah melakukan dengan sangat baik. 

6. Punya Solusi
Saat anak buah cenderung terlambat memenuhi deadline, sah-sah saja bagi seorang bos menegur mereka. Tapi dengarkan juga alasan keterlambatan mereka. Lalu cari solusi bersama.

7. Berani Mengaku
Pemimpin yang baik harus berani bertanggung jawab meskipun dalam keadaan terburuk sekalipun. Karena bos adalah tameng bagi anak buahnya. Tapi jangan juga habis itu anak buahnya diomelin habis-habisan setelah jadi tameng. 

8. Tempat Menampung
Tempat menampung lho, bukan tempat menumpang. Menampung keluh-kesan anak buahnya. Memang sih masalah pribadi si bos sudah banyak, tapi dengan adanya simpati dari atasan, anak buah akan merasa lebih nyaman bekerja.

9. Selalu Kompak
Banyak cara untuk membuat suasana kantor menjadi kondusif. Nggak hanya di kantor, diluar pun seharusnya bisa menjadi tim yang kompak. Olah karena itu nggak ada salahnya sekali-kali mengadakan piknik bareng, kalau bisa sekalian mengajak anggota keluarga.

10. Selamat yaa..
Cari tau tanggal lahir masing-masing karyawan, lalu berikan ucapan selamat ultah secara personal. Akan lebih baik jika disertakan hadiah (ngarep.com). Nggak perlu mahal, selama itu tulus, anak buah pasti akan sangat menghargainya.

Nahh..itu dia 10 tips buat kita yang kaan menjadi bos agar dicintai anak buah. Terima kasih karena telah membaca hingga selesai. Sampai jumpa di posting berikutnya. Jangan lupa ninggalin jejak (comment) yaa...


No comments :

Post a Comment